Jangan Biarkan Infeksi Jamur Kuku Merusak Kuku Indah Anda. Kenali Penyebabnya
Apa Itu Infeksi Jamur Kuku?
Meskipun tak seberbahaya infeksi kulit lainnya, infeksi jamur kuku dapat mengganggu. Dalam bahasa medis, infeksi jamur kuku disebut onikomikosis, atau tinea unguium dalam bahasa Latin. Infeksi ini disebabkan oleh jamur dermatofit, yang menyerang kuku jari tangan atau kaki. ibu jari maupun kuku jari. Pada umumnya, lebih sering menginfeksi kuku jari kaki ketimbang kuku jari tangan. Ini karena kaki biasa terbungkus sepatu sehingga lebih mudah berkeringat dan lembap, kondisi yang disukai jamur untuk bertumbuh.
Pada kuku yang terinfeksi jamur, kuku akan berubah warna, menebal dan bahkan berubah bentuk seperti mengeropos. Salah satu kuku yang terinfeksi dapat menular ke kuku lainnya.
Bagaimana Gejalanya?

Bila Anda menderita infeksi jamur kuku, ini perubahan yang terjadi pada kuku Anda:
- Pada awalnya, ada titik putih pada kuku Anda, yang kemudian menyebar, hingga sebagian atau seluruh kuku berubah warna menjadi putih, kuning, coklat, atau bahkan hitam.
- Terjadi penebalan pada kuku
- Kuku menjadi kusam dan rapuh atau tampak terbelah, mudah hancur dan bentuk menjadi tidak jelas
- Sebagian kuku terangkat dan tidak melekat erat pada jari
- Bila tak diobati, dapat menginfeksi kuku lainnya, dan menimbulkan rasa nyeri
Penyebab Infeksi Jamur Kuku
Berikut ini beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya infeksi jamur kuku:
- Jamur kuku lebih umum terjadi pada usia lanjut, dan amat jarang terjadi pada anak-anak
- Seseorang yang menderita diabetes atau psoriasis
- Sirkulasi udara yang buruk pada kuku kaki
- Sering menggigit kuku
- Tinggal di iklim tropis yang lembap dan hangat
- Terlalu sering menggunakan cat kuku (kuteks)
- Seseorang perokok lebih berisiko untuk terkena infeksi jamur kuku
Pengananan Infeksi Jamur Kuku
Biasanya, penderita jamur kuku tidak merasakan sakit. Namun apabila tidak ditangani, jamur dapat menghancurkan kuku Anda, dan menimbulkan rasa sakit saat memakai sepatu. Meski tidak menyakitkan, namun mengganggu penampilan. Tangani segera agar tak semakin parah dengan cara-cara berikut.
Penggunaan salep anti jamur
Pada tingkat ringan, infeksi jamur kuku dapat diobati dengan pemberian salep anti jamur. Oleskan salep dua kali sehari dalam kondisi kuku bersih dan kering, hingga infeksi mereda.
Obat anti jamur
Bila infeksi sudah lebih berat dan mengenai beberapa kuku, periksakan ke dokter kulit. Pada keadaan ini biasanya dokter kulit akan memberikan obat anti jamur untuk diminum. Pengobatan ini memerlukan waktu beberapa bulan sampai kuku sehat kembali.
Memotong kuku
Menggunting kuku bertujuan untuk menipiskan kuku yang terinfeksi sehingga meminimalisir penyebaran infeksi ke kuku lainnya. Selain itu, menipiskan kuku juga membantu agar obat yang digunakan lebih menyerap ke dalam. Pada kuku yang sudah menebal, oleskan krim yang mengandung urea, lalu balut dengan perban pada malam hari, dan cuci pada pagi hari hingga bersih. Ulangi beberapa kali hingga kuku melunak sehingga pemotongan kuku lebih mudah.
Pembedahan kuku
Bila infeksi sudah terlalu parah atau menyakitkan, konsultasikan ke dokter spesialis kulit. Dokter dapat merekomendasikan operasi pencabutan kuku. Setelah kuku diangkat, akan tumbuh kuku baru perlahan-lahan di lokasi semula.





