PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

23 Nov 2017 | 10:00 WIB

Saat Mengalami Gatal-Gatal, Perhatikan Gejalanya. Ini yang Terjadi pada Penyakit Skabies

Saat Mengalami Gatal-Gatal, Perhatikan Gejalanya. Ini yang Terjadi pada Penyakit Skabies

Penyakit skabies ditandai dengan gatal-gatal hebat terutama di malam hari.

Share:

Apa itu Penyakit Skabies?

Skabies merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh kutu atau tungau bernama Sarcoptes scabiei, yang membuat kulit mengalami beruntus merah yang terasa sangat gatal,  terutama pada malam hari. Kutu ini amat kecil dan tak kasat mata, berukuran 0,3-0,4 mm untuk tungau betina,sedangkan  tungau jantan  0,15-0,2 mm .

Setelah dibuahi, tungau betina masuk dengan cara menggali terowongan ke dalam kulit, lalu bertelur dan menetas di sana, sehingga menyebabkan beruntus dan gatal  pada penderita. Tungau ini dapat bertahan hidup sampai sekitar 30 hari dan bertelur sebanyak 2-3 butir per hari.  Telur akan menetas 3-4 hari kemudian dan menjadi dewasa dalam 14-17 hari. Tungau bertahan hidup di luar kulit manusia paling lama 14 hari pada suhu 12 C.

Skabies menginfeksi penderita dari berbagai usia dan kalangan. Setiap tahunnya, jumlah kasus skabies di seluruh dunia mencapai jutaan. Skabies dapat menginfeksi bagian kulit manapun, namun paling umum terjadi di sela-sela jari tangan dan kaki, pergelangan tangan, lipat lutut dan siku, ketiak, dan pusar. Puting payudara dapat pula terkena.  Skabies juga rentan terjadi di area yang tertutup pakaian seperti bokong, punggung, pinggang hingga organ intim. Pada anak-anak, skabies sering terjadi pada area telapak tangan atau kaki.

Cara Penularan Infeksi Skabies

Skabies ditularkan melalui kontak langsung kulit dengan kulit penderita.Umumnya, penyakit ini diderita oleh orang yang tinggal berkelompok, misalnya pesantren, tempat kos dan tinggal sekamar. Skabies juga dapat tertular melalui medium lain seperti handuk, sprei, tempat tidur dan sofa berbahan kain.

Meskipun menular, para dokter dapat segera mendiagnosis, dan dengan  penanganan yang tepat,  efek yang ditimbulkan tidak terlalu berat terhadap penderita.

Gejala-gejala Skabies

Pada seseorang yang tekena kutu tungau, gejalanya akan tampak setelah 2 sampai 6 minggu sejak terinfeksi, seperti berikut.

Gatal. Anda akan mengalami rasa gatal hebat di area yang terserang scabies, dan terasa semakin buruk saat malam, hingga mengganggu tidur Anda.

Ruam. Kulit tampak seperti ruam merah, disertai beruntus kemerahan atau beruntus bersi cairan.

Luka lecet. Bila ruam tergaruk, kulit akan terluka dan keluar cairan bening yang dapat menginfeksi bagian kulit lainnya.

Mengingeksi seluruh anggota keluarga. Selain mudah menular, skabies berasal dari kutu tungau yang bersarang di satu tempat, sehingga rentan menginfeksi anggota keluarga lainnya.

Penanganan dan Pengobatan Scabies

Bila Anda terkena scabies, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter SpKK akan memeriksa kondisi tubuh Anda dan mengambil sampel dari kulit yang terserang skabies, untuk menentukan diagnosa. Bila positif terserang skabies, dokter akan memberikan resep obat-obatan berupa salep untuk membunuh tungau serta obat minum untuk mengurangi gatal. Antibiotika dipelukan apabila terjadi infeksi bakteri yang biasanya terjadi akibat garukan. Seluruh anggota keluarga yang tinggal serumah, harus diobati pula untuk mencegah infeksi ulang.

Untuk mendukung pengobatan Anda, jagalah kondisi rumah agar selalu bersih dengan cara berikut:

  • Cuci semua sprei, handuk, pakaian yang Anda dan keluarga pakai dengan air panas untuk membantu membunuh tungau dan kuman lain yang menempel, keringkan, kemudian seterika.
  • Bersihkan sofa, tempat tidur, kasur, karpet, keset dan furnitur kain lainnya yang mungkin tertempel kutu tungau.
  • Gunakan obat-obatan sesuai dosis yang diresepkan dokter.

Bila Anda sudah berobat dan menjalani semua nasihat dokter, namun penyakit belum sembuh dan semakin berat, kunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat untuk penanganan lebih lanjut.