PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

E-Consultation

  • Obat untuk anak eksim
    25 Feb 2020 | 07:56 WIB
    Dok, kira-kira apa saja obat untuk anak yang eksim?
  • 2 Mar 2020 | 07:45 WIB

    Selamat siang Bapak/Ibu

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Jika buah hati memiliki permasalahan eksim, maka diperlukan pengobatan yang tepat dan cara perawatan kulit yang sesuai.
    Hal ini sangat penting untuk mencegah kambuhnya eksim yang sering kali muncul berulang.

    Pada prinsipnya, penyebab eksim harus dicari tahu supaya hal tersebut dapat dihindari. Sering kali eksim muncul akibat alergi terhadap sesuatu. Maka sebab itu, penyebab alergi ini perlu dicari supaya dapat dihindari.

    Pemeriksaan alergi dapat dilakukan dengan pemeriksaan darah khusus untuk alergi, uji tusuk kulit, uji tenpel kulit, dan lain sebagainya tergantung kondisi eksim. Hal ini perlu dilakukan pemeriksaan seksama dan diskusi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin (SpKk) supya arah pemeriksaannya sesuai dengan yang dibutuhkan.

    Selain itu, obat untuk eksis bisa beraneka macam dengan berbagai potensi yng berbeda. Hal ini sangat bergantung pada kondisi penyakitnya. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pwmeriksaan terlebih dahulu oleh dokter SpKk supaya dapat diberikan obat yang paling sesuai dengan usia, kondisi kulit, berat penyakit, dan berag badan buah hati Ibu/bapak.

    Selain obat, perlu juga diperhatikan cara perawatan kulit pada anak dengan tipe kulit sensitif atau pada saat kondisi eksim sedang kumat. Pilihlah sabun yang lembut, yang mengandung pelembab/moisturizer. Sabun antiseptik untuk sementara waktu dapat dihindari.
    Selain itu pelembap juga dapat diberikan agar kulit menjadi lebih lembap dan tidak mudah timbul reaksi alerginya. Hindari bahan-bahan yng terlalu wangi dan yang mengiritasi kulit.

    Mandi dengan air yang dingin atau suam-suam kuku lebih disarankan daripada mandi menggunakan air panas.

    Demikian beberapa informasi yng dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Terima kasih.


    Salam,
    Dr. Margaretha Indah Maharani, Sp.KK