PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

E-Consultation

  • Jerawat
    25 Dec 2017 | 01:19 WIB
    Saya memiliki bekas jerawat yang susah sekali hilang, sempat menipis bekas jerawatnya tapi tumbuh lagi tumbuh lagi..
    Gmna cara mengatasinnya dok..?
    Apakah ada hubungannya dngan makanan, cuaca, atau nafsu Sex yg terlalu tinggi...Terima Kasih
  • 3 Feb 2018 | 02:13 WIB

    Halo. Salam kenal.
    Sebagai informasi, jerawat merupakan penyakit peradangan menahun pada folikel pilosebasea (salah satu kelenjar kulit).

    Ada banyak faktor yang terkait dengan timbulnya jerawat, antara lain: kosmetik, pajanan lingkungan, obat-obatan, pola makan, kelembaban, genetika, stres.

    Jerawat sebenarnya tidak berbahaya tetapi karena sifatnya yang menahun dan berulang serta dapat menimbulkan gejala sisa, maka sering membuat jengkel dan pusing bagi yang mengalaminya.

    Jerawat yang sembuh dapat meninggalkan gejala sisa berupa kelainan warna kulit menjadi lebih hitam pada bekas jerawat (flek hitam) atau jaringan parut (skar).

    Ada beberapa cara penanganan bekas jerawat, tergantung dari luas dan kedalaman bekas jerawat tersebut. Pada keadaan yang ringan, seperti bekas jerawat yang berwarna lebih gelap, dapat disamarkan dengan pemberian krim malam atau metode pengelupasan dengan bahan kimia yang aman yang dapat mencerahkan wajah melalui proses regenerasi kulit.
    Untuk bekas jerawat berupa jaringan parut (skar), biasanya membutuhkan penanganan yang lebih khusus, seperti suntikan kortikosteroid, laser, mikrodermabrasi, atau kombinasi beberapa penanganan, dll.

    Sebaiknya anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat, supaya dapat dilakukan pemeriksaan langsung untuk menilai derajat ringannya bekas jerawat yang anda alami sehingga dapat dilakukan penatalaksanaan yang sesuai.

    Demikian informasinya.
    Salam sehat selalu.


    Salam,
    Dr. Nurdjannah Jane Niode Sp. KK(K). FINSDV, FAADV