PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

E-Consultation

  • Diagnosis dan Test IMS
    14 Jan 2018 | 22:09 WIB
    Selamat pagi Dok,
    Saya mau bertanya,saya Pria usia 27th
    Sekitar bulan mei 2016 saya melakukan hubungan beresiko dg seorang wanita.Selang sebulan setelah'y ada ada keluhan berupa benjolan di batang alat kelamin saya,kemudian saya konsultas ke klinik spesialis kulit&kelamin didaerah p.jayakarta. Hasil diagnosa melalui test darah menyebutkan negatif sipilis,negatif herpes namun positif hpv,kemudian saya diberi obat tablet putih kf az 500 diminum 4x1
    Bulan november 2016 nya saya kembali melakukan test di rs.carolus di ruang carlo dg hasil non reaktif untuk hiv dan jg non reaktif sipilis.
    Sampai saat ini saya masih takud dan bingung hrs bgmna dok,terlebih ada rumor kl test hiv sprti itu rawan terjadi penularan.
    Apa yg harus saya lakukan dok untuk benar" bisa mencari tau hasil diagnosis yg sebenarya.. meningat thn depan saya akan menikah.
    Test" apa yg harus saya lakukan seputar gejala dan riwayat pengobatan yg sudah saya lakukan,untuk benar" bisa menegakan diagnosa yg sebenarya..
    Terima kasih Dok,
  • 18 Jan 2018 | 02:39 WIB

    Salam kenal, Anda beruntung sekali karena sebentar lagi akan menikah dan membina satu keluarga. Selamat, ya....
    Seseorang yang pernah melakukan kontak seksual yang berisiko dan tanpa menggunakan alat pengaman/ kondom memang mempunyai risiko tertular berbagai IMS.
    IMS yang mudah ditularkan adalah infeksi karena bakteri gonore, klamidia, dan parasit trikomonas. Sehingga dalam waktu singkat umumnya pasien akan mengalami keluhan di saluran kemihnya berupa keluarnya cairan nanah dan terganggunya fungsi berkemih. Infeksi karena berbagai virus yaitu HSV--penyebab herpes, virus HPV--penyebab kutil kelamin; dan virus HIV --penyebab penyakit AIDS, dapat juga terjadi. Belum lagi infeksi yang terjadi karena bakteri treponema, atau yang kita kenal sebagai Sifilis. Anjuran saya, agar anda aman dan yakin bahwa anda tidak terinfeksi, lakukanlah skrining IMS dan darah, kunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat. Fasilitas ini juga ada di RS besar seperti RSCM di Jakarta. Semoga menjadi jelas dan menjawab kekhawatiran anda. Salam ...


    Salam,
    Dr. Hanny Nilasari Sp.KK(K), FINSDV, FAADV