PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

E-Consultation

  • Biduran
    18 Jul 2018 | 05:45 WIB
    Assalamualaikum dokter..
    Sy sdh satu tahun lebih mengalami biduran, sdh dua kali k dr spes.kulit d bukittinggi dn sdh coba obat2 herbal dn cina. Tp bidurannya timbul lagi, sblmnya sy domisili d padang, dn stlh pndah k bukittinggi penyakit ini timbul. Apa langkah yg harus sy lakukan selanjutnya dok?
  • 26 Jul 2018 | 20:45 WIB

    Wassalamualaikum. Biduran dalam istilah kedokteran disebut dengan urtikaria. Urtikaria dibagi menjadi akut (< 6 minggu) dan kronis (>6 minggu). Pada keadaan ini, kemungkinan ibu menderita urtikaria kronis. Penyebab urtikaria kronis bermacam-macam, dan > 20% tidak diketahui penyebabnya (idiopatik). Untuk mengetahui penyebab biduran tersebut diperlukan bberapa pemeriksaan, misalnya uji tusuk kulit (skin prick test) dan berbagai pemeriksaan pada kulit (tes terhadap panas, tes terhadap dingin, tes terhadap tekanan, tes terhadap getaran, dll) yang dilakukan di rumah sakit, serta beberapa pemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosis penyebab. Penanganan urtikaria kronis, biasanya diberikan antihistamin yang apabila tidak berespons akan dinaikkan dosisnya dan apabila juga tidak berespons dapat pula diberikan obat-obat imunosupresan atau agen biologis oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Upaya lainnya dapat dengan cara melakukan pengamatan oleh diri sendiri terhadap pencetus dari biduran tersebut, sehingga saudari dapat menghindari faktor pencetus tersebut.


    Salam,
    Prof. DR. Dr. Oki Suwarsa, Sp.KK(K), M.Kes