PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

LUPUS PANNIKULITIS PADA ANAK: PENEGAKAN DIAGNOSIS UNTUK KASUS JARANG

Share:

Lupus pannikulitis (LP), suatu variasi klinis kulit yang jarang pada lupus eritematosus kutan, jarang terjadi pada anak. Perjalanan penyakit lambat sehingga penegakan diagnosis sering terlambat.

Anak laki-laki 13 tahun mengeluh area cekung pada wajah sejak usia 11 tahun diikuti cekung pada kepala. Benjolan sewarna kulit pada kedua lengan dirasakan selama 1 bulan. Terdapat atrofi pada kedua pipi dengan tepi lesi dikelilingi bercak merah keunguan. Pada skalp tampak alopesia dengan atrofi multipel, dikelilingi bercak eritematosa di tepinya. Pada kedua lengan atas terdapat nodul subkutan sewarna kulit, multipel, perabaan keras, dan tidak nyeri. Pemeriksaan histopatologis lesi wajah dan skalp dengan pewarnaan HE didapatkan ortokeratosis linear dengan sumbat keratotik pada epidermis. Pada dermis atas terdapat sebukan sel radang didominasi limfosit, dermis tengah kolagenisasi hingga jaringan subkutan, tampak sel radang pada jaringan subkutan septal-lobular dengan dominasi limfosit dan nekrosis lemak. Pewarnaan alcian blue ditemukan deposit musin pada dermis. Lupus band test ditemukan deposit IgG pada membran basalis.

Lesi pada LP sulit dibedakan dengan pannikulitis lainnya, misalnya morfea profunda, karena keduanya menujukkan lesi lipoatrofi didahului nodus subkutan. Pannikulitis septal-lobular dan nekrosis lemak dengan deposit musin pada dermis merupakan gambaran histopatologis khas untuk LP. Lupus band test perlu dilakukan untuk membantu membedakan diagnosis LP dengan pannikulitis lainnya.


Kata kunci: Lupus pannikulitis lupus band test