PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

Korelasi Gambaran Histopatologi, Teknik Biopsi, Dan Manifestasi Klinis Vaskulitis Leukositoklastik Kutan

Share:

Vaskulitis kutan dapat sembuh sendiri baik terbatas pada kulit maupun merupakan bagian dari sindrom vaskulitis sistemik. Vaskulitis leukositoklastik kutan adalah vaskulitis nekrotik pada kulit terutama pada pembuluh darah kecil. Manifestasi klinis dapat berupa makula, purpura yang dapat dipalpasi, pustul, urtika, bula hemoragik, nodus, serta ulserasi. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis riwayat penyakit, manifestasi klinis, dan biopsi kulit. Karakteristik histopatologi ditandai dengan degenerasi apoptotik pada nukleus neutrofil (leukositoklasia), nekrosis fibrinoid di dinding pembuluh darah, dan ekstravasasi eritrosit. Namun, sedikit sekali vaskulitis kutan yang menunjukkan gambaran histopatologi yang patognomonik. Pengambilan sampel biopsi yang tidak tepat waktu dan pemilihan lesi yang kurang sesuai dapat menyebabkan gambaran histopatologis tidak khas untuk vaskulitis. Selain itu, pemilihan teknik biopsi juga berdampak terhadap diagnosis vaskulitis. Pemilihan teknik biopsi dilakukan berdasarkan pembuluh darah yang akan diperiksa. Tipe pembuluh darah bergantung pada lokasi di dalam kulit dan subkutis. Agar dapat memperoleh interpretasi gambaran vaskulitis kutan yang lebih baik dibutuhkan korelasi antara gambaran histopatologi, teknik pengambilan lesi dengan manifestasi klinis.


Kata kunci: vaskulitis leukositoklastik histopatologis