PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

NEUROPATI KUSTA

Share:

Kusta disebabkan oleh infeksi Mycobacterium leprae, merupakan penyakit kronis yang menyerang kulit, saraf dan menimbulkan kecatatan. Kecacatan merupakan akibat serius kusta yang mengakibatkan stigma pada pasien. Neuropati merupakan kerusakan fungsi dan kerusakan struktur saraf sensorik, otonom, motorik dengan sistem saraf perifer. Neuropati kusta adalah neuropati perifer kronis yang terjadi pada seorang pasien kusta disebabkan oleh Mycobacterium leprae. Neuropati kusta melibatkan proses patologis yang kompleks yang ditentukan oleh keseimbangan respons imun terhadap infeksi M. leprae, dan dimodifikasi oleh faktor genetik pejamu. Bentuk kusta yang berbeda menimbulkan pola keterlibatan saraf yang berbeda. Afinitas M. leprae terhadap sel Schwann dan predileksinya di bagian tubuh yang lebih dingin membuat segmen batang saraf tertentu menjadi rentan. Gejala klinis neuropati kusta dikelompokkan berdasarkan saraf dan region yang terkena, rasa nyeri, dan ada tidaknya disfungsi saraf otonom. Diagnosis awal dan terapi dengan MDT (multidrug therapy) merupakan langkah penting untuk mencegah disabilitas dan deformitas. Neuropati dapat diterapi dengan kortikosteroid, amitriptilin, nortriptilin, gabapentin, dan karbamazepin. Deteksi dini kerusakan saraf dapat dilakukan dengan berbagai modalitas, dan penanganannya merupakan langkah penting dalam tata laksana kusta untuk mencegah kecacatan.


Kata kunci: kusta Mycobacterium leprae neuropati nyeri saraf