Perhatikan Tahi Lalat Anda! Bisa Jadi Petunjuk Awal Kanker Melanoma
Sekilas tentang melanoma
Melanoma biasanya dikategorikan ke dalam jenis kanker kulit. Di dalam tubuh kita ada melanosit, sel yang menghasilkan pigmen melanin untuk mewarnai kulit, rambut dan mata. Melanosit juga bisa membentuk tahi lalat. Di tahi lalatlah melanoma sering berkembang. Tahi lalat memang bisa menjadi faktor risiko melanoma, namun penting untuk diingat bahwa kebanyakan tahi lalat tidak menjadi melanoma.
Penyebab kanker kulit melanoma
Penelitian menunjukkan bahwa pada sebagian besar kasus melanoma, paparan sinar ultraviolet ikut berperan. Namun ada juga yang tidak, mengingat bagian tubuh yang tidak terpapar sinar matahari juga bisa mengalami melanoma. Jika Anda berkulit pucat dan mudah terbakar matahari, memiliki anggota keluarga yang mederita melanoma, maka kemungkinan untuk mengidap melanoma lebih besar. Anda punya banyak tahi lalat atau bintik di kulit? Anda juga harus waspada.
Tanda-tanda tahi lalat adalah cikal bakal melanoma
Perhatikan tanda-tanda awal melanoma pada tahi lalat Anda.
- Asimetris (Assimetry) : jika bentuk separuh dari tahi lalat berbeda dengan separuh bagian lainnya. Maka, kondisi ini perlu Anda waspadai.
- Pinggiran Tahi Lalat (Border) : waspadai bila bagian pinggir tahi lalat tidak beraturan, bergerigi, atau malah kurang jelas.
- Warna abnormal (Colors): bila warna tahi lalat Anda tidak merata, misalnya kecoklatan, gelap atau hitam, kadang ada yang putih, merah atau bahkan biru.
- Diameter lebar (Diameter): melanoma biasanya memiliki diameter lebih besar dari 6 mm.
- Berkembang (Evolving): tahi lalat yang bentuknya berubah, melebar, atau warnanya berganti, maka Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter kulit.

Mudah dideteksi
Kelebihan dari kanker melanoma dibanding kanker lainnya adalah ia mudah terdeteksi di tahap awal. Namun bila dibiarkan melanoma dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain, atau organ yang jauh di dalam. Begitu melanoma telah menyebar ke bagian lain tubuh (dikenal sebagai stadium IV), maka disebut sebagai metastasis melanoma, dan sangat sulit diobati. Pada tahap selanjutnya, melanoma paling sering menyebar ke hati, paru-paru, tulang dan otak. Demi menghindari kanker melanoma, usahakan untuk selalu mengoleskan tabir surya terutama pada bagian kulit yang sering terpapar sinar UVA dan UVB.





