Supaya Tidak Keterusan, Ini Cara Benar Atasi Kapalan dan Mata Ikan
Sebenarnya kapalan (callus) dan mata ikan (corn) secara alami terbentuk untuk membantu melindungi kulit di bawahnya. Hal ini terjadi akibat gesekan atau tekanan yang sering terjadi di tempat yang sama. Misalnya, jika Anda hobi main gitar, maka kulit di sekitar ujung jari tangan akan menebal dan mengeras. Atau jika Anda suka lari maka di daerah kaki, tumit, dan ujung jari akan kapalan. Kapalan juga bisa berkembang karena tekanan tulang atau persendian terhadap kulit. Sehingga umumnya terjadi di bagian atas dan sisi jari kaki, serta di telapak kaki. Masalah yang sering dikeluhkan adalah rasa nyeri yang timbul saat berjalan atau menggunakan sepatu.
Berikut beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasinya:
1. Hindarkan faktor tekanan atau trauma terus menerus.
2. Gunakan bantalan di sepatu. Supaya kapalan tidak mengalami iritasi dan semakin mengeras, gunakan bantalan khusus yang bisa Anda beli di toko olahraga atau apotek untuk digunakan di dalam sepatu. Hal ini untuk mencegah kapalan menyentuh sepatu, terutama untuk mereka yang suka melakukan aktivitas berat seperti lari, marathon, dan lain-lain.
3. Gunakanlah sepatu yang pas dan nyaman. Penyebab umum dari mata ikan, salah satunya adalah sepatu yang ukuran dan bentuknya tidak tepat untuk kaki Anda. Untuk mendapatkan yang ukurannya pas, belilah sepatu di penghujung hari, saat kaki Anda mungkin sedikit bengkak setelah banyak beraktivitas. Selain itu, mintalah petugas untuk mengukur kaki Anda, dan pilih sepatu yang tidak terlalu longgar atau kencang.
4. Jaga kerapihan dan kebersihan kuku. Potong kuku secara rutin karena kuku kaki yang terlalu panjang bisa memaksa jari kaki terdorong ke bagian depan sepatu Anda, menyebabkan terbentuknya mata ikan.
5. Rendam bagian kulit yang kapalan atau mengalami mata ikan dalam air hangat. Lakukan ini selama sekitar 5 sampai 10 menit, atau sampai kulit melembut.
6. Gosok bagian kapalan dengan menggunakan batu apung. Pertama, celupkan dulu batu apung ke dalam air hangat, lalu gosokkan ke atas bagian kulit yang kapalan. Gunakan gerakan melingkar atau menyamping untuk mengangkat kulit mati. Berhati-hatilah, jangan sampai kulit yang terkelupas terlalu banyak. Hal itu bisa menyebabkan pendarahan dan infeksi.
7. Oleskan pelembap lotion atau krim ke area kulit yang kapalan. Carilah pelembap yang mengandung urea, amonium laktat, atau asam salisilat. Bahan-bahan ini akan membantu melembutkan kulit yang sudah terlanjur kapalan.
Sebagian besar mata ikan dan kapalan secara bertahap akan hilang saat gesekan atau tekanan yang menyebabkannya berhenti. Namun, jika kulit yang kapalan makin mengeras dan terasa menyakitkan, atau jika Anda menderita diabetes, segera kunjungi dokter spesialis kulit untuk penanganan lebih lanjut.





