PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

REKONSTRUKSI BASALIOMA BESAR PADA LANSIA DENGAN INFERIORLY BASED ROTATION/ADVANCEMENT FLAP DALAM ANESTESI LOKAL TUMESEN

Share:

Basalioma adalah kanker kulit yang paling sering terjadi. Pengangkatan tumor menyebabkan defek yang cukup besar pada wajah yang dapat diperbaiki dengan flap lokal atau skin graft dari bagian tubuh lainnya. Defek pada pipi umumnya diperbaiki dengan advancement flap, yang memanfaatkan mobilitas dan elastisitas kulit dan jaringan lunak pipi.

Dilaporkan satu kasus basalioma yang besar pada pipi kiri perempuan usia 76 tahun. Diagnosis basalioma ditegakkan dengan pemeriksaan fisik dan temuan histopatologis. Kami melakukan eksisi luas dengan anestesi lokal bedah tumesen dan menutup defek dengan rotation/advancement flap. Larutan bedah tumesen yang digunakan sekitar 150 cc. Selama operasi, perdarahan dapat dihentikan dengan elektrokoagulasi. Setelah penutupan luka dengan penjahitan menggunakan chromic 4.0 dan polypropylene 5.0, diberikan antibiotik topikal pada luka pasca operasi.

Defek di pipi diperbaiki dengan rotation/advancement flap, perlu undermining dari pipi kiri sampai ke rahang kiri dan pelipis kiri. Teknik penjahitan tacking dilakukan untuk menghindari tarikan di kelopak mata. Advancement flap memberikan hasil yang baik secara kosmetik untuk memperbaiki defek pipi yang luas.


Kata kunci: anestesi lokal bedah tumesen basalioma rotation flap advancement flap