PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

HEMOGLOBIN DAN LAJU ENDAP DARAH SEBAGAI PARAMETER PROGRESIVITAS PADA PENYAKIT HIV KOINFEKSI SIFILIS

Share:

Kombinasi infeksi HIV dengan sifilis dapat menyebabkan manifestasi yang buruk pada perjalanan penyakit maupun keberhasilan pengobatan. Infeksi HIV dan sifilis seringkali disertai berbagai kelainan hematologis. Diperlukan parameter hematologis yang sederhana dan murah untuk memantau perkembangan kedua penyakit tersebut.

Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional tentang hemoglobin (Hb) dan laju endap darah (LED) sebagai parameter untuk progresivitas penyakit HIV dengan koinfeksi sifilis, dilakukan di RSUD dr. Moewardi Surakarta pada November - Desember 2018, dengan 100 pasien HIV, sebagian besar laki-laki (60%), berusia 31-40 tahun (36%). Sebanyak 25 pasien didapatkan koinfeksi sifilis. Data dianalisis menggunakan SPSS® Statistical Software versi 19.0. Hubungan antara Hb dan LED dengan CD4 dan durasi terapi antiretroviral (ART) menggunakan tes Spearman. Uji beda dilakukan untuk mengetahui perbedaan bermakna nilai Hb dan LED dengan VDRL dan TPHA reaktif dan non rf.


Kata kunci: hemoglobin hiv HIV disertai sifilis laju endap darah