PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

HIDRADENITIS SUPURATIVA DENGAN LOKASI YANG TIDAK BIASA

Share:

Hidradenitis supurativa (HS) merupakan penyakit inflamasi kulit kronis, berulang, dan nyeri, yang disebabkan oleh oklusi kelenjar apokrin. Predileksinya di aksila, inguinal dan anogenital. Kami melaporkan pasien perempuan usia 36 tahun, mengeluhkan bisul disertai nyeri di daerah dagu, ketiak, lipatan paha sejak 3 tahun yang lalu. Bisul pecah menyisakan benjolan yang keras dan mengeluarkan cairan bening berbau. Pemeriksaan dermatologi menunjukkan nodus eritematosa dan sewarna kulit, multipel di regio mentalis, nodus eritematosa, abses multipel, fistel, sinus, skar atrofi, di regio aksilaris dekstra and sinistra, skar atrofi dan hipertrofi di regio ingunalis dekstra dan femoralis medialis dekstra. Pada pemeriksaan laboratorium terdapat leukositosis. Fine needle aspiration biopsy (FNAB) menunjukkan kesan abses di daerah aksila dan reaksi radang kronis non-spesifik dengan fibrosis di daerah dagu. Pasien didiagnosis sebagai HS. Pasien diberikan kompres basah, krim asam fusidat 2% 2x/hari, siprofloksasin 2x500 mg, dan asam mefenamat 3x500 mg. Kelainan HS pada dagu dapat terjadi karena kelenjar apokrin juga dapat dijumpai pada wajah dengan distribusi yang terbatas. Diagnosis HS dibuat berdasarkan anamnesis, gambaran klinis, predileksi, dan pemeriksaan sitologi. Terapi bersifat suportif untuk mencegah jaringan parut atau pembentukan saluran sinus.


Kata kunci: Hidradenitis Suppurativa FNAB Lokasi