PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

ACQUIRED ZINC DEFICIENCY MENYERUPAI CHRONIC BULLOUS DISEASE OF CHILDHOOD

Share:

Acquired zinc deficiency (AZD) merupakan bentuk defisiensi zink didapat yang dapat muncul karena berbagai penyebab. Manifestasi kulit pada defisiensi zink berupa plak psoriasiformis maupun eksematosa, kadang disertai pembentukan krusta dan deskuamasi pada tepi yang khas muncul di area akral, periorifisial, dan anogenital. Lesi kulit dapat pula berupa vesikobulosa yang menyerupai penyakit bulosa lain misalnya chronic bullous disease of childhood (CBDC). Penyakit ini bermanifestasi sebagai bula yang kadang dijumpa di area perioral dan perineum pada anak berusia kurang dari lima tahun. Kami melaporkan seorang anak laki-laki berusia 4 tahun yang mengalami keluhan lepuh di wajah terutama area periorbital dan perioral, leher, aksila, dan area intertriginosa lainnya sejak berusia 1,5 tahun, disertai rambut tipis berwarna kemerahan. Pasien tidak mendapatkan air susu ibu namun status gizi baik hingga berusia 8 bulan. Pasien terdiagnosis dengan gizi buruk saat berusia 1,5 tahun. Diagnosis kerja yang diajukan adalah AZD, dibuktikan dengan pemeriksaan kadar zink pasien yang rendah yaitu 11 μg/dL, dan hasil pemeriksaan histopatologi yang kurang spesifik untuk CBDC. Lesi kulit tampak mengalami perbaikan dalam satu bulan setelah pemberian suplementasi zink.


Kata kunci: Acquired zinc deficiency chronic bullous disease of childhood suplementasi zink dermatitis periorifisial