PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

ERITEMA MULTIFORME PASCA-VARISELA

Share:

Eritema multiforme (EM) adalah erupsi kutan atau mukokutan yang jarang ditemukan, ditandai oleh lesi target. Eritema multiforme biasanya disebabkan oleh reaksi hipersensitivitas terhadap infeksi (misalnya varisela) dan obat-obatan (antara lain asetaminofen). 

Pasien perempuan, 23 tahun, datang dengan lesi target khas EM. Keluhan didahului oleh varisela 6 hari sebelumnya. Lesi varisela mengering dengan terapi valasiklovir, asetaminofen, dan multivitamin. Pada hari ke-4 varisela timbul urtikaria dan pada hari ke-6 muncul lesi EM. Pemeriksaan darah lengkap dalam batas normal, kecuali eosinofil sedikit meningkat. Pasien didiagnosis sebagai EM minor akibat erupsi obat dengan diagnosis banding EM minor akibat varisela dan penyakit Degos. Perbaikan terjadi setelah terapi metilprednisolon, desloratadin, dan losio pelembap. 

Eritema multiforme terjadi 6 hari sesudah pasien mengalami varisela dan mengonsumsi obat. Penyebab EM pada kasus ini diduga akibat obat karena lesi varisela membaik dengan terapi valasiklovir serta ada lesi urtikaria sebelum lesi target muncul. Di antara obat-obat yang digunakan pasien, asetaminofen diduga sebagai penyebabnya. Pemeriksaan serologis untuk varisela dan uji tempel atau provokasi oral untuk alergi obat perlu dipertimbangkan untuk menegakkan diagnosis pasti.


Kata kunci: Asetaminofen Eritema Multiforme Varisela