PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

15 Dec 2017 | 20:28 WIB

Mungkinkah Saya Terkena Infeksi Menular Seksual Padahal Tak Memiliki Gejalanya?

Mungkinkah Saya Terkena Infeksi Menular Seksual Padahal Tak Memiliki Gejalanya?
Share:

Tiba-tiba saja pasangan Anda mengaku bahwa ia berselingkuh dengan banyak partner. Atau misalnya, Anda ‘tanpa’ sengaja melakukan hubungan intim dengan seseorang yang tak jelas latar belakangnya.

Pertanyaannya, mungkinkah Anda tertular infeksi menular seksual walaupun sama sekali tak memiliki gejalanya? Semua terasa baik-baik saja. Tidak ada perubahan klinis yang Anda rasakan seperti nyeri saat berkemih, keluar cairan yang berlebihan, nyeri perut bawah, perdarahan di luar haid, atau yang lainnya. Infeksi tahap awal, umumnya tanpa gejala, terutama pada perempuan.

Segera konsultasikan pada dokter spesialis kulit dan kelamin

Begitu Anda tahu atau curiga akan adanya penularan infeksi menular seksual, saat itu pula Anda harus mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk ditangani lebih lanjut. Melalui pemeriksaan dokter, mungkin saja Anda membutuhkan pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang diagnostik untuk mengetahui apakah Anda tertular IMS atau tidak.

Angka IMS selalu meningkat setiap tahunnya. Karena mungkin Anda tidak tahu latar belakang pasangan, mungkin saja Anda tertular dan tak pernah Anda sadari. Untuk itu, Anda perlu dites. JIka Anda tertular, tentu akan ada penanganan agar Anda pun tak menularkannya ke orang lain.

Beberapa Infeksi Menular Seksual, termasuk klamidia dan gonorea dapat menyebabkan infertilitas. Hal ini terutama berlaku untuk wanita karena dapat menyebabkan penyakit radang panggul, infeksi rahim dan orga reproduksi lainnya. Pada wanita hamil malah bisa menyebabkan kehamilan ektopik. Sementara itu, sifilis dan HIV bisa mematikan.
Beberapa jenis HPV tertentu dapat menyebabkan kanker serviks pada wanita, kanker penis pada pria, dan kanker anus pada pria dan wanita.

Siapa Saja yang Seharusnya dites IMS?

Berikut beberapa persyaratan yang membuat Anda wajib mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin.

  1. Usia (apakah ia sudah dihitung dewasa atau belum)
  2. Gender. Biasanya yang lebih banyak dites adalah wanita karena paling tinggi risikonya infertilitasnya.
  3. Anda yang suka berpetualang seks atau malah baru saja memiliki pasangan seks baru.
  4. Pasangan gay
  5. Melakukan seks tanpa pengaman di luar pasangan resmi Anda.
  6. Saat Anda berbagi persediaan obat injeksi.

BACA JUGA: Ketika Pasangan Positif HIV Apa Yang Harus Dilakukan?