PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

31 Jan 2018 | 14:45 WIB

Selama Aktivitas Seks Berlangsung, Infeksi Chancroid Dapat Menulari Pasangan Anda

Selama Aktivitas Seks Berlangsung, Infeksi Chancroid Dapat Menulari Pasangan Anda
Share:

Luka pada kelamin jangan dianggap sepele, bisa jadi hal ini karena anda terinfeksi virus, atau bakteri. Salah satu penyebab luka pada kelamin adl bakteri H ducreyi, penyakitnya disebut ulkus mole/ chancroid.

Infeksi menular seksual chancroid atau yang juga dikenal sebagai ulkus mole merupakan penyakit infeksi pada alat kelamin. Infeksi ini biasanya bersifat akut dan  disebabkan oleh bakteri streptobacillus ducrey (haemophilus ducreyi). Organisme ini biasanya menular dari salah satu pasangan ke pasangan lain selama aktivitas seksual berlangsung

Kelainan ini agak jarang ditemukan, tidak sesering Herpes kelamin atau sifilis stadium 1, tetapi anda tetap harus waspada.Tak hanya pria, wanita pun dapat terinfeksi chancroid yang menyebabkan alat vital bernanah.

Kenali gejala chancroid

Gejala awal chancroid adalah rasa nyeri saat berhubungan seksual. Hal tersebut dapat diiringi dengan kesulitan buang air besar, borok di area kelamin hingga bernanah, serta nyeri saat buang air kecil. Infeksi chancroid juga dapat menyebabkan perdarahan di anus, pembengkakan kelenjar getah bening, hingga penurunan berat badan.

Penanganan infeksi chancroid

Dr. Hanny Nilasari Sp.KK(K) menjelaskan, untuk penanganan infeksi menular seksual chancroid biasanya akan diberikan antibiotik oral untuk menyembuhkan infeksi. Namun demikian, walau infeksi chancroid sudah sembuh, tetap akan meninggalkan bekas atau jaringan parut. Selain itu, pasangan juga harus dites dan bila positif harus melalui proses penanganan yang sama.

Perlu diketahui, untuk pria yang tidak disunat atau pengidap HIV, jika kemudian terinfeksi chancroid biasanya tidak dapat merespon proses pengobatan sebaik pria yang disunat atau HIV-negatif. Ketika Anda didiagnosa terinfeksi chancroid, maka Anda pun harus diuji untuk infeksi HIV. Jika hasil tes awal negatif, tes serologis untuk infeksi sifilis dan HIV harus dilakukan 3 bulan setelah diagnosis chancroid.

PENTING! Selalulah hidup sehat dengan setia pada pasangan, bila ada dugaan risiko IMS/HIV segera hubungi dokter terdekat untuk melakukan tes atau skrining.