PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (INSDV)

28 Dec 2018 | 10:00 WIB

Begini Cara Rawat Luka Cacar Air Pada Anak

Begini Cara Rawat Luka Cacar Air Pada Anak

Begini Cara Rawat Luka Cacar Air Pada Anak

Share:

Hampir setiap anak pernah mengalami cacar air, atau varicella. Penyakit menular yang disebabkan virus Varicella zoster ini pada umumnya menyerang anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Pada beberapa kasus, ada juga orang yang tidak terkena penyakit ini di masa kecil, dan mengalaminya saat sudah dewasa.

BACA JUGA: Kalau Dulu Sudah Cacar Air, Di Kemudian Hari Bisa Kena Cacar Ular

Cacar air ditandai dengan adanya bintil-bintil kemerahan berisi air di sekujur tubuh disertai demam. Bintil yang terdapat pada tubuh anak dapat berjumlah hingga ratusan bintil. Cacar air memang membuat penampilan jadi mengerikan, tapi sebetulnya penyakit ini tidak mengerikan, apalagi mengancam nyawa.

Penyakit ini umumnya menyerang penderita hanya 1 kali, dan jarang sekali kambuh. Setelah sembuh, imunitas anak terhadap virus varicella zoster ini akan bertahan seumur hidup.

Cacar air akan sembuh dengan pengobatan dari dokter serta perawatan luka yang tepat. Bekas luka cacar air akan hilang dengan sendirinya, normalnya memakan waktu sekitar dua hingga empat minggu. Pada anak-anak yang berkulit sensitif bekas luka bisa hilang hingga beberapa bulan.

BACA JUGA: Ini Jenis-Jenis Kelainan Kulit Yang Paling Sering Dialami Anak

Cara Rawat Luka Cacar Air Pada Anak

Lakukan perawatan berikut pada anak Anda saat terkena cacar air:

  1. Rawat anak di rumah, dan batasi kontak dengan orang lain karena luka cacar air itu menular. Bila perlu, pisahkan kamarnya dengan kamar anggota keluarga yang lain untuk meminimalkan risiko penularan.
  2. Tetap rutin mandi dengan air suam-suam kuku dengan sabun untuk mencegah infeksi, dua kali sehari. Hindari menggosok badan saat mandi.
  3. Gunakan bedak salisil untuk mengurangi rasa gatal. Bedak juga berguna utk menjaga agar lenting tidak cepat pecah. Ingat, jangan pakai bedak saat lenting sudah pecah. Anda juga bisa berikan obat minum antihistamin sesuai anjuran dokter.
  4. Bila lenting sudah pecah, biasanya dokter akan memberikan salep antibiotik untuk dioles di tempat tersebut.
  5. Bilang pada anak agar tidak menggaruk atau ‘mengelopek’ luka agar tidak infeksi dan meninggalkan bekas.
  6. Kenakan pakaian lengan pendek pada anak agar luka lebih cepat kering.
  7. Ganti sprei atau peralatan kain lainnya sesering mungkin selama anak sakit agar anggota keluarga lainnya tidak mudah tertular.
  8. Segera hubungi dokter jika terjadi komplikasi seperti demam tak kunjung turun dalam kurun waktu empat hari, bintil mengeluarkan darah atau nanah, gatal semakin parah serta pengobatan yang dijalani tidak mengurangi gejala sama sekali.

Jika anak Anda belum pernah terserang cacar air dan belum pernah mendapat imunisasi cacar, segera hubungi dokter untuk informasi lebih lanjut.

BACA JUGA: Bintil-bintil Pada Kulit Anak Belum Tentu Cacar, Bisa Jadi Impetigo